Selasa, 01 April 2025
Setelah menikmati keseruan perjalanan ke wilayah miskin Dinasti Tang, kini Su Wuming dan Lu Lingfeng mengajak kita bertualang ke daerah-daerah berjaya penuh warna. Di antara kemakmuran Dinasti Tang inilah terdapat misteri-misteri baru yang siap menanti kedua murid Di Renjie ini!
Hola! Balik lagi ngereview drachin di tengah liburan lebaran 2025 ini. Buat yang suka cerita detektif dan misteri, Strange tales of Tang Dynasty 2: to The West bisa jadi pilihan buat menemani sisa liburan kalian. Oh, ya, nggak usah khawatir kalau nggak sempat nonton season 1 karena storytellingnya masih bisa dipahami. Ceritanya juga bukan tipe ala Joy of Life yang motong endingnya pas di bagian nggak enak. Meski tentu aja akan makin komplet kalau udah nonton season 1 dulu.
Tentang Strange Tales of Tang Dynasty 2: to The West
Judul asli: 唐朝诡事录·西行 (Táng Cháo Guǐ Shì Lù·Xī Xíng)
Sutradara: Bai Shan (Detective Di Renjie 2010, Heroes)
Art Director: Chen Xin (Young Blood, Handsome Siblings)
Costume Designer: Chen Minzheng (Little Nyonya)
Penulis skenario: Wei Fenghua
Produser: Bei Yang
Tayang di: iQiyi
Jumlah episode: 40 episode, 3 episode spesial
Pemain:
Yang Xuwen sebagai Lu Lingfeng
Yang Zhigang sebagai Su Wuming
Gao Xiwen sebagai Pei Xijun
Sun Xuening sebagai Chu Yingtao
Chen Chuang sebagai Fei Jishi
Sinopsis Strange Tales of Tang Dynasty 2: to The West
Kisah ini dibuka dengan misteri lukisan di Kuil Chengfo. Pada saat pelukis Qin Xiaobai sedang mencari inspirasi untuk melukis mata iblis dan Buddha di lukisan itu, beberapa pejabat terbunuh. Lu Lingfeng yang bertugas memecahkan kasus juga menghilang di Pasar Hantu. Tentu hal ini menimbulkan ketakutan karena masyarakat percaya hal ini terjadi karena mara/iblis dalam lukisan itu keluar untuk mengambil nyawa manusia.
Baca juga:
Moonlight Mystique: Ketika Raja Siluman Jatuh Cinta
Dalam kepanikan, Su Wuming—kakak seperguruan Lu Lingfeng dipanggil ke ibukota. Di sinilah grup penyidik kita akhirnya berkumpul; tapi sayangnya ketika kasus Mata Iblis ini terpecahkan, justru mereka harus terpisah lagi karena permainan politik istana. Ya, karena tanpa sengaja Lu Lingfeng memanggil Putri Agung sebagai “Ibu” ia harus menelan pil pahit disingkirkan putra mahkota (musuh Putri Agung) yang sebelumnya selalu ia dukung.
Baca juga:
Royal Feast: Kisah Cinta Kaisar Xuande dari Dinasti Ming
Lu Lingfeng disingkirkan ke wilayah Yunding di barat. Su Wuming dipecat dan menjadi rakyat jelata. Keretakan internal juga terjadi hingga mereka sempat berselisih paham. Barulah ketika mereka bertemu di Shiyang, mereka terpaksa bekerjasama lagi untuk memecahkan kasus kematian seorang koroner. Dari Shiyang, mereka kembali membangun persahabatan sembari memecahkan berbagai kasus misteri. Sebutlah kasus pembunuhan di Penginapan Mojia yang ternyata terkait pusaka relik lidah, Kasus Monster Sungai di Qianzhong, Kasus Badak Cula 3 Sekte Tianyi, Kasus Arak Yunding, Kasus Tewasnya Bos Toko Kain yang tidak diketahui penyebab kematiannya, dan kasus menjelang prosesi “Memakamkan Diri” yang misterius.
Dengar nama-nama kasusnya kayaknya udah kebayang keseruannya, kan ... tapi tunggu dulu, untuk menambah tegang, selain kasus pelik, Lu Lingfeng dan Su Wuming juga harus menghadapi beberapa kelompok pembunuh yang dikirim oleh pejabat-pejabat korup. Nahloh, gimana tuuuh ...
Review Strange Tales of Tang Dynasty 2: to The West
Hal terpenting yang perlu saya ingatkan adalah siap-siap tisu dulu, soalnya season 2 ini mengandung lebih banyak bawang dari season pertama. Mungkin karena perjalanan kali ini ke wilayah di mana masyarakatnya sudah makmur, jadi orang-orangnya juga lebih tidak egois dan penonton malah jadi simpati sama tokoh-tokoh pendukungnya. Apalagi, beberapa tokoh seperti Sima Liang maupun Cao Duobao benar-benar menghadirkan makna lebih dalam cerita.
![]() |
Cao Duobao, penghancur tradisi Memakamkan Diri di Shazhou |
Tokoh-tokoh season 1 seperti Guo Zhuang (yang sayangnya gugur di kasus pertama), Dugu Xiashu, dan Xue Huan ikut menghadirkan nostalgia dan bonding dengan season pertama. Seperti yang saya jelaskan di atas, akan semakin komplet kalau nonton season 1 dulu. Apalagi nanti ada season 3-nya.
Kembali ke kasus, beberapa tokoh yang meninggal di season ini bisa dibilang pantas meninggal. Karena ini, sampai ada adegan Su Wuming berlutut memohon maaf pada Di Renjie. Dia juga menasihatkan “Kebenaran ada di hati rakyat” untuk meredam rasa bersalah Lu Lingfeng. Ada beberapa tersangka yang dibiarkan kabur dan bebas, sementara ada juga korban yang kematiannya benar-benar menusuk hati karena saking innocentnya.
Baca juga:
New Life Begins: Drama China Paling Heartwarming
Selain mengharukan, season 2 ini juga membawa lebih banyak makhluk mitologi ke realita. Meski Mupu di kasus pertama adalah makhluk palsu, tapi kasus-kasus selanjutnya menghadirkan monster yang diceritakan hidup pada saat itu. Hal ini bisa dimengerti juga sebab setting kisah ini meski dikatakan di Dinasti Tang, tapi beberapa sejarah diarahkan ke sebuah kerajaan/masa pemerintahan Kaisar Tianzi yang fiktif. Jadi kisah ini bisa dibilang memang separuh fantasi.
Saya pribadi suka dengan sinematografi dan kostum-kostumnya. Perubahan budaya juga terasa sekali semakin berubah semakin ke barat. Makanannya pun dari makanan khas Tiongkok makin bercampur dengan makanan suku-suku minor. Naan dan es krim adalah contoh makanan yang disantap di gurun pasir.
Kelebihan lain dari drama ini, meski para aktor dan aktrisnya memang bukan tipe da mingxing/bintang besar, mereka membawakan masing-masing peran dengan baik. Kekurangan drama ini mungkin hanya beberapa anak terlihat lebih dewasa dari usianya tapi menurut saya ini minor banget sih.
Kesimpulan
Strange Tales of Tang Dynasty 2: To The West membawa kita ke petualangan baru Su Wuming dan Lu Lingfeng di era kejayaan Dinasti Tang. Kali ini, mereka bukan hanya menghadapi misteri pembunuhan dan makhluk mitologi, tapi juga harus berhadapan dengan intrik politik yang nggak kalah rumit. Seperti yang sering terjadi di dunia nyata, para pejabat sibuk berebut kekuasaan, sementara mereka yang benar-benar ingin membantu rakyat justru harus berjuang lebih keras dan bahkan tersingkir.
Selain cerita yang makin kompleks, drama ini juga punya sinematografi yang ciamik, kostum yang detail, dan atmosfer budaya yang makin kaya seiring perjalanan mereka ke barat. Nggak cuma seru, tapi juga penuh emosi—siap-siap tisu karena ada beberapa adegan yang bakal bikin hati nyesek.
Buat yang suka cerita detektif dengan bumbu politik dan fantasi, drama ini wajib masuk watchlist! Apalagi kalau udah nonton season 1, makin terasa nyambung. Langsung aja tonton Strange Tales of Tang Dynasty 2 di iQiyi dan siap-siap menanti season 3!
Tidak ada komentar:
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Mohon tidak mengcopas isi artikel tanpa izin. Jika berkenan, silakan tinggalkan komentar dengan sopan. Diharapkan untuk tidak mengirimkan link hidup dalam komentar. Terima kasih atas perhatiannya :)